BOMBANA, mediasebangsa.com | Kabupaten Bombana terus menunjukkan keseriusannya dalam menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2026, sebuah ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi yang akan melibatkan ribuan atlet dari seluruh kabupaten/kota di Sultra. Sebagai tuan rumah, Bombana tidak hanya fokus pada pembangunan dan kesiapan fasilitas olahraga, tetapi juga melakukan pembinaan atlet daerah sejak dini melalui berbagai kegiatan kompetitif yang melibatkan generasi muda.
Salah satu langkah nyata tersebut adalah penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Mini Bombana Cup yang diprakarsai oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bombana. Turnamen ini menghadirkan tiga kategori usia, yakni U-12, U-14, dan U-17, yang secara khusus dirancang untuk menampung antusiasme pelajar serta para atlet muda di seluruh Sulawesi Tenggara. Kompetisi ini menjadi salah satu momentum penting dalam pencarian bakat yang berpotensi dikembangkan menjadi atlet profesional pada masa mendatang.
Penyelenggaraan Bombana Cup bukan hanya sebagai acara seremonial, melainkan bagian dari rangkaian program strategis daerah dalam menyongsong Porprov 2026. Dengan menghadirkan kompetisi pada level usia dini, Kabupaten Bombana berupaya memastikan bahwa regenerasi atlet berjalan dengan baik, khususnya pada cabang olahraga sepak bola yang menjadi salah satu cabang paling diminati dan paling kompetitif di setiap pagelaran olahraga resmi.
Turnamen Sebagai Wadah Pembinaan Atlet Usia Dini

Kepala Disparpora Bombana, Anisa Sri Prihatin, pada 23 April 2025 menegaskan bahwa turnamen ini merupakan ajang pencarian talenta muda yang akan dibina secara berjenjang.
“Turnamen ini menjadi ajang pencarian bakat, khususnya bagi pelajar yang memiliki talenta bermain sepak bola. Kita ingin menjaring bibit-bibit muda yang nantinya bisa kita bimbing dan siapkan untuk tampil di ajang kompetisi kelompok umur tingkat provinsi,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan di usia dini menjadi jembatan penting menuju prestasi yang lebih tinggi. Bila dilakukan secara konsisten, para atlet yang hari ini bertanding di Bombana Cup dapat menjadi calon atlet Porprov bahkan PON di masa depan.
Hal tersebut sejalan dengan agenda besar Disparpora Bombana yakni menata sistem pembinaan atlet daerah agar lebih terstruktur, terencana, dan berkelanjutan. Tidak hanya kompetisi, tetapi juga pelatihan, pemantauan perkembangan atlet, serta kerja sama dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) dan sekolah-sekolah lokal.
Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati
Selain sebagai upaya pembinaan olahraga, turnamen ini juga termasuk dalam Program 100 Hari Kerja Bupati Bombana Burhanuddin dan Wakil Bupati Ahmad Yani, terutama dalam agenda pengembangan sektor kepemudaan dan olahraga. Mantan Kepala Badan Balitbang Bombana tersebut menjelaskan bahwa kepemimpinan daerah ingin memastikan pembinaan atlet diprioritaskan sejak awal masa jabatan.
“Dengan menjadi tuan rumah ajang ini, Bupati menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan dunia olahraga, sekaligus memperkuat posisi Bombana sebagai pusat pembinaan atlet muda di Sulawesi Tenggara,” ujar Anisa.
Program ini menegaskan bahwa penyelenggaraan olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang pembangunan karakter, sportivitas, dan kesempatan yang setara bagi seluruh anak muda di wilayah Bombana maupun luar daerah.
Antusiasme Tinggi dari SSB dan Sekolah Se-Sultra
Kegiatan Bombana Cup mendapat sambutan luar biasa dari berbagai sekolah dan SSB di Sulawesi Tenggara. Hingga saat ini, menurut Kepala Bidang Olahraga Disparpora Bombana, Sainal Danu, sudah terdaftar sekitar 30 tim peserta dari tiga kategori yang dipertandingkan.
“Pendaftaran kami buka sejak 12 April lalu. Saat ini sudah ada sekitar 30 tim yang mendaftar. Khusus Bombana sendiri dipastikan akan mengirim lebih dari empat tim,” jelasnya.
Jumlah peserta yang terus bertambah menunjukkan adanya minat yang sangat besar dari pelajar dan atlet muda di wilayah ini. Tingginya animo peserta membuktikan bahwa sepak bola kelompok umur masih menjadi cabang olahraga yang paling menarik perhatian, sekaligus menjadi lahan potensial untuk melahirkan talenta-talenta berkualitas.
Fasilitas dan Lapangan yang Disiapkan untuk Turnamen
Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan turnamen, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah fasilitas. Tiga lapangan ditetapkan sebagai tempat pertandingan, yaitu:
- Lapangan Sepakbola A. Arifai di Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia, yang akan dibagi menjadi dua lapangan pertandingan.
- Lapangan Futsal RTH Lauru, sebagai venue tambahan.
Pengaturan ini dilakukan agar setiap kategori usia dapat bertanding dengan aman, terjadwal, dan sesuai standar yang ditetapkan panitia.
Selain menjelang Porprov 2026, penyediaan fasilitas tersebut juga menjadi bukti bahwa pemerintah daerah ingin meningkatkan kualitas sarana olahraga yang ada, agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas, terutama untuk pembinaan atlet.
Bombana Mantapkan Posisi sebagai Pusat Pembinaan Atlet Muda
Melalui program dan kegiatan yang konsisten, Kabupaten Bombana semakin menegaskan posisinya sebagai daerah yang memiliki komitmen kuat dalam pengembangan olahraga. Penyelenggaraan Bombana Cup bukan hanya tentang memenangkan pertandingan, tetapi membuka ruang bagi anak-anak dan remaja untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Dengan persiapan yang matang, dukungan pemerintah daerah, antusiasme peserta, serta fasilitas yang memadai, Bombana optimistis dapat menyukseskan turnamen ini dan pada akhirnya menorehkan prestasi gemilang pada Porprov 2026.
“Dengan persiapan matang dan antusiasme tinggi dari para peserta, Bombana siap menyambut geliat olahraga sepak bola mini kelompok umur dan memupuk potensi atlet daerah demi kejayaan di Porprov 2026,” pungkas Sainal. Adv
