BOMBANA, mediasebangsa.com | Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola Massanra Buana Cup I yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, pada Sabtu (1/11/2025). Penutupan turnamen berlangsung meriah dan dipadati ratusan masyarakat yang datang sejak sore hari untuk menyaksikan laga final sekaligus seremoni penyerahan piala. Bupati hadir didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, beserta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.

Kegiatan yang digelar selama beberapa pekan tersebut menjadi perhatian besar masyarakat Poleang Timur dan sekitarnya. Suasana lapangan berubah menjadi pusat keramaian, memperlihatkan betapa kuatnya dukungan masyarakat terhadap gelaran turnamen yang menjadi kebanggaan warga setempat. Para pendukung membawa atribut tim masing-masing, menambah warna dan semangat dalam setiap pertandingan.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, perangkat kecamatan, tokoh masyarakat, aparat keamanan, hingga para sponsor dan insan olahraga yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia dan para penggagas kegiatan ini. Kami bangga melihat semangat anak-anak muda dan masyarakat yang turut berperan aktif,” ujar Bupati disambut tepuk tangan meriah para penonton.

Ia menegaskan bahwa turnamen seperti Massanra Buana Cup I bukan hanya kompetisi olahraga biasa, tetapi merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia Bombana. Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda dapat menempa mental, membangun karakter positif, menanamkan sportivitas, dan mempererat kebersamaan antarwilayah.

Rencana Besar: Bupati Cup II Digelar di Tiga Zona

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Burhanuddin juga mengumumkan rencana besar pemerintah daerah dalam dunia olahraga. Ia menyampaikan bahwa Bupati Cup II akan digelar dalam format yang lebih besar dan kompetitif, mencakup tiga zona, yaitu:

  1. Zona Pulau Kabaena
  2. Zona Poleang
  3. Zona Rumbia

Dari masing-masing zona akan diambil empat tim terbaik yang kemudian akan bertanding di Stadion Rumbia pada laga puncak. Final tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Bombana ke-22 yang jatuh pada bulan November mendatang.

Format baru ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pembinaan atlet sekaligus membuka ruang kompetisi yang lebih sehat dan terukur bagi tim-tim sepak bola dari seluruh kecamatan. Bupati menyebut langkah ini sebagai strategi penting untuk menemukan talenta terbaik Bombana yang nantinya bisa dipersiapkan menghadapi turnamen tingkat provinsi maupun nasional.

Turnamen Sebagai Wadah Pembinaan Atlet Daerah

Menurut Bupati, kegiatan olahraga seperti Massanra Buana Cup I memiliki dampak besar bagi pembinaan atlet. Selain meningkatkan kemampuan teknik pemain, kegiatan ini juga membuka ruang bagi pelatih, perangkat pertandingan, dan komunitas olahraga untuk berkembang.

“Turnamen seperti ini harus menjadi agenda berkelanjutan. Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan olahraga karena ini juga bagian dari pembangunan sumber daya manusia,” tegas Burhanuddin.

Ia meyakini bahwa olahraga bukan hanya sarana hiburan rakyat, melainkan bagian dari strategi membangun karakter generasi muda yang disiplin, percaya diri, dan mampu bersaing di level lebih tinggi.

Rangkaian Event Olahraga Lain Disiapkan Pemkab Bombana

Tidak hanya berhenti pada sepak bola, Pemerintah Kabupaten Bombana telah menyiapkan serangkaian agenda olahraga dan hiburan masyarakat sebagai bagian dari kalender kegiatan daerah. Burhanuddin menyebut beberapa event unggulan yang akan digelar, yaitu:

  • Road race sebagai wadah bakat dan keterampilan otomotif
  • Adventure trail (dirt bike) untuk menantang para pencinta off-road
  • Festival mancing untuk menghidupkan hobi dan wisata lokal

Ketiga agenda tersebut menjadi bukti nyata bahwa Bombana tidak hanya fokus pada sepak bola, tetapi juga berupaya mengembangkan berbagai cabang olahraga serta mendukung kegiatan rekreasi masyarakat.

Bombana Ditunjuk sebagai Tuan Rumah Porprov 2026

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin juga menyampaikan kabar membanggakan bahwa Kabupaten Bombana resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2026. Kepercayaan besar ini menjadi tantangan sekaligus kehormatan bagi pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Bombana.

“Kita patut bersyukur karena Bombana dipercaya menjadi tuan rumah Porprov 2026. Mari kita sambut dengan penuh persiapan, kekompakan, dan semangat menjadi tuan rumah yang baik,” ujarnya dengan penuh optimisme.

Laga Final dan Para Juara

Laga final Massanra Buana Cup I mempertemukan dua tim tangguh, Bukari FC dan Aufar FC. Pertandingan berlangsung ketat dan penuh tensi, namun Bukari FC berhasil keluar sebagai juara pertama setelah tampil konsisten sepanjang turnamen. Sementara Aufar FC harus puas berada di posisi kedua.

Adapun Asasta FC menempati posisi ketiga dan Persiter FC berada di urutan keempat. Gelar top scorer diraih oleh Rezky dari Bukari FC, sementara gelar best player jatuh kepada Reza dari Aufar FC.

Penyerahan piala dan hadiah dilakukan langsung oleh Bupati Bombana, disaksikan ratusan warga yang tetap bertahan hingga akhir acara. Sorak-sorai pendukung menambah meriahnya suasana lapangan pada malam penutupan.

Simbol Kebangkitan Olahraga Bombana

Turnamen Massanra Buana Cup I menjadi bukti bahwa masyarakat Bombana memiliki semangat besar untuk membangkitkan geliat olahraga di daerahnya. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan, mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial yang membangun.

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Setda Bombana, sejumlah Kepala OPD, Camat Poleang Timur beserta jajarannya, kepala desa/kelurahan, serta tokoh masyarakat. Mereka menilai bahwa kegiatan olahraga semacam ini bukan hanya memberi hiburan, tetapi membentuk karakter generasi muda sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.

Massanra Buana Cup I resmi ditutup dengan penuh semangat dan harapan bahwa event ini menjadi tonggak baru bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Bombana. Adv