
BOMBANA, mediasebangsa.com – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi sarana bagi pengelola dan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memperkuat komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi masyarakat.
Semangat tersebut disampaikan dari dua SPPG yang berada di Kabupaten Bombana, yakni SPPG Poleang Utara dan SPPG Tontonunu, yang menjadi bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peringatan HUT ke-81 RI tahun 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Semangat tersebut dinilai sejalan dengan upaya pembangunan manusia, termasuk melalui pemenuhan kebutuhan gizi bagi generasi penerus bangsa.
Kepala SPPG Poleang Utara, Rahmat Romadhon, mengatakan kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan pada masa lalu, tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama untuk mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.
Menurutnya, penyelenggaraan program pemenuhan gizi merupakan salah satu bentuk kontribusi yang dapat dilakukan di tengah masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui SPPG, kami ingin ikut berkontribusi dalam menyiapkan generasi yang sehat, berkualitas dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan SPPG ke depan dapat terus memberikan pelayanan yang baik serta semakin mampu menjangkau masyarakat penerima manfaat.
Hal senada disampaikan Alwi, selaku Mitra SPPG Poleang Utara. Ia menilai keberhasilan program tidak hanya bergantung pada satu pihak, tetapi membutuhkan kerja sama antara pemerintah, pengelola SPPG, mitra, masyarakat serta seluruh pihak yang terlibat.
“Harapannya, semangat kemerdekaan ini menjadi semangat untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan. Kita ingin program ini benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak dan masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif bagi daerah,” katanya.
Sementara itu, dari SPPG Tontonunu, Randi Sanjaya, mengatakan HUT ke-81 RI menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan program.
Menurutnya, SPPG memiliki peran dalam mendukung program pemerintah di bidang pemenuhan gizi, sehingga pelaksanaannya harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
“Ini bukan hanya tentang menjalankan sebuah program, tetapi bagaimana kita bisa memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada penerima manfaat. Kami berharap ke depan kualitas pelayanan semakin baik dan program ini bisa terus memberikan dampak positif,” ujar Randi.
Elza Resky Yuniar, selaku Mitra SPPG Tontonunu, berharap keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal dalam ekosistem SPPG dapat semakin diperkuat.
Menurutnya, keberadaan SPPG bukan hanya berkaitan dengan penyediaan makanan bergizi, tetapi juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi masyarakat apabila bahan pangan lokal dapat dioptimalkan.
“Kami berharap ke depan semakin banyak potensi lokal yang bisa dilibatkan. Dengan begitu, manfaat program bukan hanya dirasakan oleh penerima makanan bergizi, tetapi juga oleh masyarakat yang menjadi bagian dari rantai penyediaan kebutuhan SPPG,” ungkapnya.
Keempatnya berharap HUT ke-81 RI dapat menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa membutuhkan kolaborasi dan kerja bersama.
Melalui keberadaan SPPG Poleang Utara dan SPPG Tontonunu, mereka berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan secara baik, transparan, berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. MR
