Firdaus, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bombana
BOMBANA, Mediasebangsa.com — Selain perekaman KTP elektronik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bombana juga memprioritaskan peningkatan kepemilikan akta kelahiran usia 0–18 tahun serta Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai bagian dari target nasional 2026.

Kepala Dinas Dukcapil Bombana, Firdaus, mengatakan bahwa akta kelahiran dan KIA memiliki peran penting dalam menjamin hak sipil anak sejak dini. Dokumen tersebut menjadi dasar dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan berbagai layanan publik lainnya.
“Akta kelahiran dan KIA menjadi perhatian kita. Target nasional juga mengatur capaian dokumen ini, sehingga kita harus memastikan anak-anak di Bombana memiliki identitas yang sah,” ujar Firdaus saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (23/02/26).
Menurutnya, peningkatan kepemilikan dokumen anak dilakukan melalui pelayanan langsung ke sekolah dan kerja sama dengan pemerintah desa. Pendekatan ini dinilai efektif untuk menjangkau anak-anak yang belum memiliki dokumen lengkap.
Selain pelayanan di lapangan, Dukcapil Bombana juga memaksimalkan pelayanan di kantor. Setiap hari, masyarakat datang untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi, mulai dari pindah domisili, warga pindahan dari luar kabupaten, hingga penerbitan surat kematian.
“Karena kami bersentuhan langsung dengan masyarakat, maka pelayanan harus cepat dan jelas. Saat ada yang mengurus pindah domisili atau dokumen lainnya, kami upayakan segera diterbitkan,” katanya.
Firdaus juga menyampaikan bahwa kerja sama hak akses data dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus diperkuat. Integrasi data kependudukan membantu mempercepat proses pelayanan lintas sektor dan mendukung penyusunan kebijakan berbasis data.

Data kependudukan yang valid menjadi instrumen penting dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, peningkatan cakupan akta kelahiran dan KIA bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi bagian dari perlindungan hak warga negara.
Dukcapil Bombana berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya dokumen kependudukan, khususnya bagi anak-anak. Orang tua diimbau segera mengurus akta kelahiran dan KIA agar tidak terkendala saat membutuhkan layanan publik.
Dengan penguatan pelayanan di kantor, jemput bola ke lapangan, serta integrasi data lintas OPD, Dukcapil Bombana menargetkan peningkatan signifikan pada 2026. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong tertib administrasi kependudukan sekaligus memastikan seluruh warga memiliki identitas hukum yang lengkap.
