BOMBANA, Mediasebangsa.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bombana terus memperkuat pelayanan administrasi kependudukan guna mencapai target nasional pada 2026. Fokus utama diarahkan pada perekaman KTP elektronik yang ditargetkan secara nasional mencapai 99 persen.

Kepala Dinas Dukcapil Bombana, Firdaus, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (23/02/26), menjelaskan bahwa capaian tahun sebelumnya sudah menunjukkan progres yang baik, meski masih sedikit berada di bawah angka 99 persen.

“Target nasional untuk perekaman KTP elektronik adalah 99 persen. Tahun lalu capaian kita sudah tinggi, tetapi masih di bawah angka tersebut. Tahun 2026 ini kita berupaya maksimal agar Bombana bisa memenuhi target nasional,” ujar Firdaus.
Menurutnya, peningkatan capaian dilakukan melalui strategi pelayanan langsung ke lapangan. Metode jemput bola dinilai efektif menjangkau masyarakat yang belum melakukan perekaman, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses.
Petugas Dukcapil turun langsung ke desa-desa dan lokasi yang telah dipetakan berdasarkan data kependudukan. Dengan pendekatan ini, proses perekaman menjadi lebih cepat dan menyentuh masyarakat secara langsung.

“Kita laksanakan pelayanan ke lapangan untuk mempercepat capaian. Ini langkah yang cukup efektif karena tidak semua warga bisa datang langsung ke kantor,” katanya.
Firdaus menegaskan bahwa pelaksanaan program tetap memperhatikan kemampuan anggaran yang tersedia. Efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah tidak menjadi penghambat dalam upaya peningkatan layanan.
“Kami tetap menyesuaikan dengan kondisi anggaran, tetapi pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu. Target harus tetap dikejar,” tegasnya.
Selain pelayanan lapangan, optimalisasi pelayanan di kantor juga terus diperkuat. Proses administrasi dirancang agar lebih cepat dan efisien, sehingga masyarakat tidak menunggu terlalu lama dalam pengurusan dokumen.
Perekaman KTP elektronik memiliki peran strategis karena menjadi dasar dalam berbagai layanan publik. Data kependudukan yang akurat menjadi fondasi bagi perencanaan pembangunan dan penyaluran berbagai program pemerintah.
Dengan kombinasi pelayanan jemput bola dan penguatan layanan di kantor, Dukcapil Bombana optimistis dapat memenuhi target nasional pada 2026. Firdaus pun mengajak masyarakat yang belum melakukan perekaman untuk segera memanfaatkan layanan yang tersedia.
“Kami terbuka untuk seluruh masyarakat. Silakan datang ke kantor atau mengikuti pelayanan lapangan yang kami laksanakan,” tutupnya.
