BOMBANA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rarowatu Utara memperingati satu tahun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah kerjanya. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat apresiasi kepada sejumlah pihak yang selama ini mendukung pelaksanaan program.

Sebanyak 30 sertifikat diberikan kepada sekolah serta sejumlah pihak dari unsur pemerintah desa dan kelurahan yang terlibat dalam pelaksanaan MBG di wilayah kerja SPPG Rarowatu Utara.

Sertifikat tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kerja sama dalam pendistribusian MBG kepada peserta didik, pendataan dan verifikasi penerima manfaat, monitoring, evaluasi dan dokumentasi program, serta edukasi mengenai gizi seimbang.

Camat Rarowatu Utara, Hajar Aswad, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada SPPG dan seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan program MBG.

Menurut Hajar, pelaksanaan MBG membutuhkan koordinasi antara SPPG, pemerintah wilayah, sekolah dan berbagai pihak lainnya agar program dapat berjalan dengan baik.

“Program ini tentu membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami dari pemerintah kecamatan mendukung pelaksanaan program ini dan berharap ke depan bisa terus diperbaiki, baik dari sisi kualitas makanan, pendistribusian maupun pelayanan kepada penerima manfaat,” ujar Hajar.

Ia juga meminta agar berbagai masukan yang muncul selama pelaksanaan program dapat menjadi bahan evaluasi.

“Kalau ada masukan dari sekolah, pemerintah desa maupun masyarakat, tentu itu menjadi bahan evaluasi bersama. Yang terpenting bagaimana program ini bisa berjalan sebaik mungkin dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak kita,” katanya.

Sementara itu, Kepala SPPG Rarowatu Utara, Irfan Santosa Sarma, S.TP., mengatakan peringatan satu tahun tersebut menjadi kesempatan untuk memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan MBG.

“Selama satu tahun ini tentu banyak pihak yang terlibat. Mulai dari pemerintah wilayah, pihak sekolah, mitra dan masyarakat. Sertifikat ini merupakan bentuk apresiasi kami atas kerja sama yang sudah diberikan,” ujar Irfan.

Irfan mengatakan pelaksanaan program terus dievaluasi untuk memastikan proses pemenuhan gizi berjalan dengan baik, mulai dari bahan baku hingga makanan diterima oleh peserta didik.

“Setiap tahapan terus kami evaluasi. Mulai dari bahan baku masuk, proses persiapan, memasak sampai distribusi makanan. Kami juga memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat dalam kondisi layak,” jelasnya.

Menurut Irfan, koordinasi dengan sekolah dan pemerintah wilayah juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MBG. Masukan dari lapangan, kata dia, akan menjadi bahan perbaikan dalam pelaksanaan program berikutnya.

“Kami ingin koordinasi dengan sekolah dan semua pihak terus diperkuat. Kalau ada kendala atau masukan dari lapangan, itu menjadi bahan evaluasi bagi kami agar pelaksanaan program ke depan bisa lebih baik,” katanya.

Adapun sejumlah wilayah yang menerima apresiasi dalam rangkaian kegiatan tersebut antara lain Kelurahan Aneka Marga, Desa Marga Jaya, Desa Tunas Baru, Desa Wumbubangka, Desa Tembe, Desa Hukaea, Desa Watu Mentade dan Desa Lantowua.

Selain unsur pemerintahan wilayah, sertifikat juga diserahkan kepada sekolah-sekolah yang menjadi bagian dari pelaksanaan Program MBG di wilayah kerja SPPG Rarowatu Utara.

Peringatan satu tahun SPPG Rarowatu Utara menjadi kesempatan untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pemenuhan gizi peserta didik. MR