Sultra Energy Watch Desak APH Usut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Kabaena

MEDIASEBANGSA.COM, Bombana – Lembaga Sultra Energy Watch (SEW) mendesak aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait untuk segera menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kabaena, Kabupaten Bombana.

Pernyataan tersebut disampaikan SEW kepada Mediasebangsa.com melalui pesan WhatsApp pada Kamis (30/7/2026) malam.

Dalam keterangannya, SEW meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan terhadap salah satu SPBU dan satu APMS di wilayah Kabaena yang menurut mereka diduga menyalurkan BBM bersubsidi tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dugaan tersebut merupakan pernyataan dari SEW dan belum dapat dipastikan kebenarannya karena masih memerlukan proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum.

“Kami meminta aparat penegak hukum segera menertibkan SPBU maupun APMS yang kami duga menyalahgunakan penyaluran BBM subsidi. Jika tidak ada langkah penegakan hukum, kami akan membawa persoalan ini ke Polda Sulawesi Tenggara hingga Mabes Polri agar mendapat perhatian,” tulis SEW dalam pesan WhatsApp yang diterima Mediasebangsa.com.

SEW mengaku telah menerima sejumlah laporan masyarakat dan mengantongi data dugaan penyalahgunaan penyaluran BBM bersubsidi di Kabupaten Bombana. Menurut organisasi tersebut, laporan dan data yang telah dihimpun kini siap disampaikan kepada aparat penegak hukum sebagai bahan awal untuk dilakukan penyelidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Laporan masyarakat beserta data dugaan yang kami miliki sudah siap untuk dilaporkan. Kami berharap aparat dapat menindaklanjuti secara profesional agar kebenaran dari dugaan tersebut dapat dibuktikan melalui mekanisme hukum yang berlaku,” lanjut SEW.

Dalam pesan yang sama, SEW juga menyampaikan adanya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam persoalan yang mereka soroti. Namun, organisasi tersebut tidak menyebut identitas maupun menyampaikan bukti yang dapat diverifikasi secara independen. Oleh karena itu, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum.

[bacajuga judul="Baca Juga:" berdasarkan="category" mulaipos="0"]

SEW menilai pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi perlu diperketat agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berhak.

Di akhir keterangannya, SEW mengaku dugaan penyimpangan penyaluran BBM bersubsidi tidak hanya ditemukan di wilayah Kabaena Barat. Organisasi tersebut juga mengklaim telah mengantongi data awal mengenai sejumlah SPBU maupun SPBN di wilayah daratan Kabupaten Bombana yang diduga melakukan penyaluran BBM bersubsidi tidak sesuai dengan ketentuan.

“Beberapa SPBU maupun SPBN di daratan Bombana juga kami duga melakukan praktik yang sama. Saat ini kami masih melakukan penguatan data. Jika seluruh data telah lengkap, maka akan kami sertakan dalam satu laporan secara keseluruhan kepada aparat penegak hukum,” ujar SEW.

SEW menegaskan bahwa identitas pihak-pihak yang mereka duga terlibat belum dipublikasikan dan akan dicantumkan secara lengkap dalam laporan resmi yang akan disampaikan kepada aparat penegak hukum sebagai bagian dari proses penanganan perkara. MR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *