KPR Silika Hidupkan Ekonomi Peternak Lokal Lewat Kurban Idul Adha

BOMBANA, Mediasebangsa.com — Momen Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan PT Kasmar Poleang Raya (KPR Silika) untuk memperkuat ikatan dengan masyarakat lingkar tambang. Lewat program CSR, perusahaan menyalurkan 4 ekor sapi kurban ke empat desa di wilayah operasionalnya: Akacipong, La Ea, Waemputang, dan Kali Baru.

KPR Silika sengaja membeli sapi dari peternak setempat, agar uang yang dikeluarkan perusahaan juga mengalir ke kantong warga sekitar.

“Idul Adha harus kita lihat sebagai momentum yang mampu menghidupkan ekonomi masyarakat lokal. Karena itu, KPR Silika berkomitmen agar pengadaan hewan kurban melibatkan peternak lokal, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” kata Ishak Salu, Superintendent External Relations KPR Silika.

Ishak menambahkan, program ini bagian dari upaya perusahaan menjaga hubungan baik dengan masyarakat desa lingkar tambang.

“Kami berharap program ini dapat mempererat silaturahmi antara perusahaan dan masyarakat, bahkan pemerintah setempat. Kehadiran perusahaan harus memberikan nilai tambah, baik secara sosial, budaya, maupun ekonomi, terutama bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional,”

[bacajuga judul="Baca Juga:" berdasarkan="category" mulaipos="0"]

Kaimah, penjual sapi di Desa Waemputang, mengaku penjualannya melonjak jelang Idul Adha tahun ini.

“Idul Adha tahun ini, penjualan hewan ternak sangat meningkat. Bagi kami para peternak, kegiatan seperti ini sangat meningkatkan pengembangan usaha ternak lokal dan harga penjualan ternak,” cerita Kaimah.

Ia melanjutkan, efeknya tidak berhenti di peternak saja. Uang dari penjualan sapi berputar ke berbagai sektor di Poleang Selatan, mulai dari ongkos angkut, tukang potong, hingga warung makan yang laris manis menjual masakan daging.

“Dampak penjualan hewan ternak ini juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat Poleang Selatan, mulai dari aspek distribusi, pengolahan, hingga konsumsi daging di banyak warung makan,” tambahnya.

Kepala Dusun Akacipong, menyebut bantuan kurban dari KPR Silika sebagai yang pertama kali sampai langsung ke warga Dusun Boasing.

“Selama ini, belum ada bantuan yang dirasa masyarakat Dusun Boasing, terutama hewan kurban karena mobilisasi yang jauh dari desa induk dan selalu hanya mendapatkan dari dusun terdekat, tutur Basri.

Lewat program ini, akhirnya setiap desa memiliki kesempatan yang sama untuk mendapat distribusi hewan kurban. Kami sangat bersyukur karena ini pertama kalinya dirasakan oleh masyarakat langsung,” tutur Basri.Sapi-sapi kurban itu kemudian diserahkan ke pemerintah desa masing-masing untuk didistribusikan ke warga penerima sesuai hasil pendataan dan koordinasi setempat. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *