BOMBANA, mediasebangsa.com — Ibu kota Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, diselimuti kabut asap. Kondisi tersebut semakin parah pada Sabtu (3/10/2026), dengan asap terlihat pekat menyelimuti sejumlah wilayah.
Kabut asap yang muncul dalam beberapa hari terakhir disinyalir berasal dari kebakaran yang terjadi di kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW).
Kebakaran di kawasan Taman Nasional Rawa Aopa masih terlihat hingga beberapa hari terakhir. Api terpantau menyala di sejumlah titik kawasan tersebut, sementara kepulan asap terlihat membubung dari area yang terbakar.
Pantauan pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 06.30 Wita, saat melintasi jalur di kawasan tersebut, terlihat dua unit kendaraan pemadam kebakaran berada di sisi jalan.
Kondisi kabut asap yang semakin pekat pada Sabtu pagi hingga siang hari membuat udara di sejumlah wilayah ibu kota Bombana terasa berasap. Situasi tersebut juga terlihat berbeda dibandingkan hari-hari sebelumnya ketika kabut asap belum separah kondisi saat ini.
Kebakaran yang terus berlangsung di kawasan Rawa Aopa diduga menjadi salah satu penyebab asap menyebar hingga ke wilayah ibu kota. Kondisi cuaca dan arah angin turut diduga berpengaruh terhadap penyebaran asap dari kawasan yang terbakar.
Jika kabut asap berlangsung berlarut-larut, kondisi tersebut dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Kelompok rentan, terutama bayi dan balita, termasuk yang paling berisiko terdampak akibat paparan udara yang tercemar asap.
Kondisi ini menjadi perhatian mengingat kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai masih menjadi lokasi terjadinya kebakaran dalam beberapa hari terakhir, sementara dampaknya kini mulai dirasakan hingga wilayah ibu kota Kabupaten Bombana. MR



Tinggalkan Balasan